Minggu, 24 Juni 2012

Saya Ahmad Hazmi Erde, saya lahir di Medan 10 Juni 1993, saya dahulunya sekolah di TK Kartini selama 2 tahun, kemudian melanjutkan ke Sekolag\h Dasar di SD Swasta Al - Ulum, setelah itu melanjutkan sekolah menegah pertama di SMP Swasta Al - Ulum, tamat dari SMP Al - Ulum saya melanjutkan ke SMAN 2 Medan dan mendapatkan predikat peringkat pertama dalam penerimaan siswa/i di sekolah tersebut. setelah tamat dari SMAN 2 Medan saya melanjutkan pendidikan di IAIN Sumatera Utara, bisa dikatakan saya masuk di IAIN merupakan rezeki yang tadak disangka - sangka, karena IAIN Sumatera Utara bukanlah target utama saya bahkan tidak pernah terpikir saya untuk masuk ke perguruan tinggi tersebut, awalnya saya ingin sekali masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dibawah naungan Kementrian Keuangan, setelah mencoba namun hasilnya belum memuaskan, karena saya tidak lulu di STAN, kemudian saya melihat berita dan membaca tentang perkembangan Ekonomi Islam di Indonesia yang sangat pesat, tergugah hati saya untuk mengambil jurusan ini, bukan karena ikut - ikutan tetapi melihat kemampuan dan minat saya yang sesuain dengan jurusan tersebuta serta peluang yang sangat besar. ikutlah saya di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sayang mengambil jurusan Ekonomi Islam di IPB, belum lagi pengumuman saya pun mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Islam Negeri (SPMB PTAIN). dari 3 pilihan yang tersedia, ketiganya saya pilih di IAIN dengan jurusan yang sama namun konsentrasi yang berbeda. pertama Akuntansi dan Keuangan Islam, kedua Perbankan Islam dan yang ketiga Menejemen Islam. awalnya saya sangat tidak yakin bisa masuk keterima di IAIN Sumatera Utara, namun pada akhirnya di IAIN Sematera Utara inilah saya keterima, sungguh merupakan rezei yang tidak disangka - sangka, Alhamdulillah. saya merupakan anak pertama dari 3 bersaudara, saya memiliki seorang adik laki - laki yang bernama Ahmad Nazman Mairza Erde dan seorang adik perempuan bernama Annatasya Rizqa Erde. Ayah saya bernama H. Ahamad Nuar Erde dan ibu saya bernama Hj. Mefri Wernis S.I.Kom. ayah saya merupakan seorang wartawan di Harian Portibi DNP, sekarang ini menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi di Harian Portibi DNP, Wakil Ketua AMPI Sumatera Utara dan Wakil Sekretaris Partai Golkar Medan, beliau merupakan seorang ayah yang luar biasa, kenapa saya mengatakan luar biasa, karena beliau merupakan sosok Pahlawan dalam kehidupan saya, yang mengajarkan saya banyak hal, mulai dari hal yang kecil sampai hal yang besar, walaupun pada dasarnya saya memiliki pola pkir yang sangat beda dengan beliau tetapi semua yang beliau ajarkan kepada saya membuat saya memiliki prinsip hidup yang tegas dan terarah, sebelum ayah saya berkecimpung didunia jurnalis dan politik, dahulunya ayah saya merupakan bankir, beliau bekerja di Bank Dagang Nasional Indonesia, selama 10 tahun dan sampai pada akhir tahun 1999 beliau diberhentikan dari bank tersebut dikarenakan bank tersebut dilikuidasi oleh negara, yang merupakan imbas dari krisis moneter tahun 1998, dari kejadian tersebut yang menggugah hati dan pikiran saya untuk melanjutkan perjuangan ayah saya dalam dunia perbankan, khususnya di perbankan islam.
Ibu saya merupakan seorang pegawai swasta di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan, beliau merupakan sosok malaikat dalam hidup saya, karena beliau yang melahirkan saya dan membesarkan saya bersama ayah saya, beliau selalu mengajarkan saya untuk menjadi seorang yang sederhana. pekerja keras dan bertanggung jawab. tanpa beliau hidup saya sangatlah tidak berarti. Inilah saya seorang anak laki - laki yang akan membuat orang tua saya bangga dan dapat berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar